Rabu, 07 Mei 2014

" TANDA-TANDA KEMATIAN "

Semua manusia pada akhirnya pasti mati, seperti yang dikatakan Allah pada Surat Al-Jumu'ah (hari Jum'at)/ QS 62  ayat 8 : " Qul innal mautal ladzii tafirruuna minhu fa innahu mulaaqiikum tsumma turaduuna ilaa 'aaalimil ghaibi wasy syahaadati fa yunabbi-ukum bi maa kuntum ta'maluun ", artinya : "Katakanlah sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu tetap akan menemui kamu". Kematian tidak mengenal tua atau muda, kaya, atau miskin, pintar atau bodoh, raja atau rakyat biasa, kalau sudah waktunya tiba, kematian pasti terjadi, seperti yang dikatakan Allah pada surat Yunus (10) ayat 49 : " Qul laa amliku li nafsii dharraw wa laa naf'an illaa maa syaa-allaahu li kulli ummatin ajalun idzaa jaa-a ajaluhum fa laa yasta'khiruun saa'ataw wa laa yastaqdimuun ", artinya : "Apabila telah datang ajal, maka mereka tidak dapat ditangguhkan walaupun sesaat dan tidak pula mendahuluinya".
Yang dimaksud mati adalah kembalinya diri rahasia kita kepada Allah dan tamatnya tugas kita menjaga, menanggung dan mengembalikan diri rahasia Allah kepada diri Empunya Diri. Dan kita akan terus hidup di suatu alam yang baru dan kekal, hidup untuk selamanya.
Bagi orang-orang hakiki dan ma'rifat (sangat dekat) dengan Allah, orang-orang arifin billah dan para wali Allah, tanda-tanda kematian diberitahu secara ghoib melalui laduni tentang berita kematian mereka atau dikenal oleh ahli tasawuf sebagai perintah kembali. Pada umumnya mereka menerima notes / peringatan kematian ini sebanyak 5 kali :
a. Setahun sebelum mati.
b. 6 bulan sebelum mati.
c. 100 hari sebelum mati.
d. 40 hari sebelum mati.
e. 7 hari sebelum mati, dan seterusnya.
Berita kematian melalui laduni ini biasanya disambut senyum, tenang dan lapang sekali oleh para arifin billah, walaupun sepantasnya pada waktu itu merupakan saat cemas yang harus dirasakan mereka. Dengan notes / peringatan kematian itu, mereka bisa lebih bisa membuat persiapan akhir dengan lebih serius.
Adapun tanda-tanda kematian sudah sering dijelaskan oleh para ulama, diantaranya oleh Tok Kenali dari Kelantan Malaysia, sebagai berikut :
  1.  Jika gerak seluruh tubuh dan merasakan nikmat yang amat sangat, itulah tanda satu tahun lagi kita akan  mati. Maka bertaubatlah se-banyak-banyaknya.
  2.  Jika pusat ini bergerak pertanda 40 hari lagi kita akan mati.
  3.  Jika jantung bergerak pertanda 20 hari lagi kita akan mati.
  4.  Jika bergerak (getar) dari pusat ke ubun-ubun dan turun balik dari ubun-ubun ke pusat dan berhenti pada buku leher, di tengah-tengah jakun kita dengan satu nikmat yang amat sangat, rasanya 7 hari lagi kita akan mati.
  5.  Jika bergerak anak lidah per-tanda 5 hari lagi kita akan mati.
  6.  Jika bergerak (Ha mutlak...) atau Qof Qusiru yaitu : antara dua kening kita dengan nikmat yang amat sangat, berarti tiga hari lagi kita akan mati.
  7.  Jika bergerak dahi kita berarti dua hari lagi kita akan mati.
  8.  Jika bergerak ubun-ubun kita antara waktu zohor dan ashar artinya : satu hari lagi kita akan mati.
  9.  Jika pusat bergetar terus menjalar hingga ujung salbi lalu terus bergerak meniju ke tulang belakang dan terus naik ke ubun-ubun kita, maka dengan kuasa Allah sampailah saatnya kita meninggal dunia yang fana ini dan kembali ke hadirat Allah. Qoluu Inna Lillahi Wa Inna ilaihi Rodji'un (Al-Baqarah ayat 156) : "Dari Allah kita datang maka kepada Allah kita kembali".
Adapun ketika kita menghadapi sakaratul maut, maka kita akan menghadapi beberapa rupa yang amat banyak, sbb :
  1.  Jika yang datang rupa yang Hitam, maka itu adalah : iblis, wajib kita berkata : Laa ilaaha illallah Muhammadur Rosulullah  huw huw huw.....
  2.  Jika yang datang rupa Merah, maka itu adalah : Nasrani, hendaknya kita juga mengucap : Laa ilaaha illallah Muhammadur Rosulullah  huw huw huw..
  3.  Jika yang datang rupa Kuning, maka itu adalah : Yahudi, maka hendaknya kita mengucapkan : Laa ilaaha illallah Muhammadur Rosulullah  huw huw huw.....
  4.  Jika datang rupa-rupa yang lain yang bukan putih, maka kita wajib membaca : Laa ilaaha illallah Muhammadur Rosulullah  huw huw huw...
  5.  Apabila yang datang warna Putih, yaitu : Muhammad SAW maka hendaklah kita mengucapkan : Masya Allahu kaana minal mukminiina haqqo, artinya : Semoga Allah menjadikan aku orang mukmin yang sebenarnya.
Ingatlah, bahwa kedatangan rupa-rupa itu hanya sekali saja dan kedatangan mereka tidak menentu. Hanya tugas kita adalah : Menunggu rupa putih yaitu rupa Nabi Muhammad SAW dan berkatalah kita : Masya Allahu kaana minal mukminiina haqqo.
Setelah itu datanglah sakaratul maut, yang berdiri di kepala diantara kening (qof qusiru), bercahaya seperti bulan penuh / purnama memenuhi tujuh / 7 lapisan langit dan tujuh /7 lapisan bumi dan di dalamnya seperti rupa kita sendiri
Adapun rupa sakaratul maut berwarna Bening (seperti cermin kosong), bentuk rupa manusia dan wajahnya seperti wajah kita juga. Diantara kedua keningnya bercahaya seperti bulan purnama. Sebaliknya warna bening itu terdapat cahaya putih kekuning-kuningan dan kita dapat melihat wajah kita di dalam tubuhnya.
Rupa Rosulullah yang datang kepada kita saat kita menghadapi sakaratul maut adalah sangat elok, tidak ada bandingannya di dunia ini. Inilah rupa putih yang di tunggu-tunggu oleh orang-orang Arifin Billah di saat kematiannya.
Alangkah baiknya jika kita dapat menemui mati dengan penuh ketenangan seperti yang dihadapi para Aulia, Rosulullah, dan para Wali Allah yang lainnya.

Senin, 24 Maret 2014

FIRA'UN ZAMAN MODERN

Pada zaman yang semakin modern ini justru makin banyak terjadi kezoliman, kekejaman terhadap sesama manusia.  Semakin banyak orang yang mendapatkan jabatan dengan segala cara bahkan dengan cara yang tidak wajar, yaitu menggunakan jasa dukun.  Banyak sekali terjadi pimpinan instansi berlaku sangat kejam terhadap bawahannya, lebih-lebih jika karyawan yang bersangkutan tidak disenanginya atau ada kesalahan, apalagi jika kelihatan tidak begitu loyal, bahkan karyawan yang bersangkutan dicari-cari kesalahannya untuk disingkirkan. 

Jika tidak bisa disingkirkan dengan cara biasa (karena mungkin karyawan tsb punya becking), bisa saja disingkirkan dengan cara halus menggunakan jasa dukun, misalnya dibuat ybs sakit mendadak, menderita sakit berkepanjangan, dengan memasukkan benda-benda ghoib ke dalam tubuhnya sehingga menimbulkan kesakitan, mengganggu fungsi organ tubuh, kadang ada yang lumpuh mendadak, bisa juga memasukkan tanah kuburan yang sudah dimantrai oleh dukunnya keruang kerja karyawan yang akan disingkirkan itu, sehingga ybs merasa sakit kepala terus menerus, pada akhirnya ybs diharapkan minta pindah dengan sendirinya. Kekejaman seperti ini banyak dilakukan para pemimpin instansi di pemerintahan agar si pemimpin bebas untuk melakukan apapun khususnya korupsi untuk mendapatkan uang sebanyak-banyaknya untuk kepentingan pribadinya.

 Di zaman modern ini banyak sekali bermunculan dukun-dukun yang bahkan sengaja mengiklankan dirinya, bisa melakukan santet dengan terang-terangan, sungguh zaman edan, orang berbuat jahat dengan bangganya mengiklankan diri dan anehnya ada di semua daerah & berbagai kota besar di Indonesia. Hal ini betul-betul kejahatan yang belum tersentuh oleh hukum, karena sangat sulit membuktikannya secara rasional.

Minggu, 23 Maret 2014

KEBIJAKAN BADAN POM DAN PENYALAHGUNAAN OBAT

Akhir-akhir ini banyak sekali regulasi masalah kefarmasian khususnya kebijakan Badan POM di Indonesia yang agak membingungkan, khususnya dalam hal pemesanan obat-obat tertentu, seperti ; obat-obat yang mengandung ephedrin, pseudoephedrin, dextromethorpan, yang biasanya dipakai untuk golongan obat-obat bebas dan golongan obat bebas terbatas. Obat-obat tersebut oleh Badan POM di golongkan sebagai Precursor yang hanya bisa dipesan dengan Surat Pesanan Khusus dari Apotek / Rumah Sakit. Hal ini sungguh agak membingungkan, karena di satu pihak obat-obat tsb termasuk Golongan obat bebas / Bebas terbatas, yang mestinya secara logika bisa dipesan dengan sangat mudah (cukup dengan SP biasa), tetapi kenyataannya harus dipesan dengan SP khusus, padahal Golongan obat keras (label merah) saja bisa dipesan dengan sangat mudah (cukup dengan SP biasa). Ketentuan seperti ini betul-betul agak aneh. Alasan bagi Badan POM, karena bahan-bahan tersebut banyak disalahgunakan. Alasan seperti itu, sebenarnya tidak bisa dijadikan alasan karena kalau memang bahan-bahan tersebut berbahaya atau rawan disalahgunakan mestinya dimasukkan saja pada golongan obat keras.

 Pengaturan penggolongan obat-obat mestinya perlu diatur ulang dengan merujuk pada ketentuan penggolongan obat Internasional. Begitu juga masalah regulasi tentang Dextrometorphan Tunggal yang ditarik dari peredaran oleh Badan POM sejak tahun lalu. Hal ini sebenarnya kebijakan yang kurang tepat, karena Dextrometorphan tunggal termasuk salah satu obat Anti tussif yang terbaik saat ini, mengapa harus dihilangkan. Dikalangan dokter banyak sekali keluhan, karena sangat sulit mencari pengganti obat yang sepadan dengan dextrometorphan. Akibatnya, penulisan obat dokter beralih ke Codein yang notabene termasuk golongan narkotika yang bisa menimbulkan ketergantungan obat yang lebih berat lagi.

Penyalahgunaan Obat :
Tentang penyalahgunaan obat mestinya dilakukan cara-cara lain untuk menanggulanginya. Di kalangan remaja memang banyak sekali obat-obat yang sering disalahgunakan, seperti ; dextrometorphan, CTM, Antimo, Tramadol, golongan obat antidepresan, dll. Akan tetapi mestinya dicari solusi yang tepat untuk mengatasinya, tetapi bukan menghilangkan obat ybs. Masih banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi penyalahgunaan obat, misalnya ; secara continue melakukan edukasi kepada masyarakat luas, memberikan konseling langsung kepada pasien, informasi tentang bahaya penyalahgunaan obat, memberi sanksi yang keras terhadap pelaku penyalahgunaan obat, memberi sanksi yang berat kepada apotek dan juga Apotekernya yang secara nyata melanggar aturan dalam penyaluran obat, begitu juga memberi sanksi yang berat kepada PBF yang melanggar aturan, atau status/golongan obat dektrometorphan bisa dinaikkan menjadi golongan obat keras, sehingga regulasinya bisa lebih ketat,  dll.

Minggu, 02 Maret 2014

"PERJUANGAN MENDEKATKAN DIRI KEPADA ALLAH SWT"

Kehidupan di dunia ini banyak sekali godaan, banyak sekali masalah, banyak sekali ujian, keimanan seseorang bisa saja turun naik, ibarat orang belajar di sekolah, kadang nilainya bisa buruk dan kadang nilainya bisa baik. Hal ini sangat tergantung terhadap bagaimana sikap kita menghadapi masalah yang menimpa kita. Kalau kita konsisten mengikuti aturan Allah SWT, insyaallah nilai keimanan kita bisa konsisten baik terus, minimal tidak turun. Dari pengalaman, ternyata jika kita selalu berpikir positif, selalu berikhtiar dengan kesabaran yang tinggi, benar-benar ikhlas beribadah, disertai doa & kepasrahan total kepada Allah SWT, ternyata semua masalah bisa selesai dengan sendirinya. Terkadang ada saja jalan keluar yang tidak terduga sebelumnya. Dibalik kesulitan pasti ada kemudahan {QS Ath-Thalaaq (65):7}.  Ada saja suatu keajaiban dari Allah, sehingga hati kita menjadi tenang. Untuk bisa hati menjadi tenang, kita harus mendekati diri kepada Allah !!!, Caranya???. 
Dengan cara memperbanyak ibadah sebanyak mungkin, mengikuti semua perintahnya, mengikuti semua perilaku Nabi Muhammad SAW. Kita mulai dari hal yang kecil-kecil, ringan dan mudah dikerjakan. Misalnya ; sholat tepat waktu, sedekah se-ikhlasnya, selalu tersenyum ketika bertemu orang lain atau teman, menghargai pendapat orang lain, menjenguk orang sakit, silaturahmi dengan berbagai kalangan teman, dll. Kemudian meningkat ke hal lebih berat, seperti ; memperbanyak sholat sunat (sholat duha, sholat rawatib, sholat tobat, dll), berzikir, puasa di hari-hari yang dianjurkan, membaca Al-Qur'an di setiap ada kesempatan,  memperbanyak sedekah, untuk sedekah ini, diutamakan lebih dulu, pertama; orang tua/janda tua yang tidak punya penghasilan apa-apa, kedua; anak yatim piatu, ketiga; fakir miskin (sangat miskin sekali), keempat; orang miskin, kelima; mesjid yang membutuhkan dana untuk dakwah & pembangunan fisik. Kemudian jika sudah dilaksanakan hal tsb diatas, meningkat lagi mengerjakan ibadah yang lebih berat, seperti ; Sholat tahajud, saya biasa melakukannya setiap malam, disertai dengan zikir malam sampai menjelang subuh, zikir biasanya saya mulai dengan membaca Laa illa ha illallah, membaca shalawat nabi, istighfar, dll,  puasa setiap hari senin & khamis, membaca al-Qur'an setiap hari sesudah sholat subuh dan maghrib, sholat berjamaah dimulai dari lingkungan keluarga dan di mesjid, berbuat kebaikan sebanyak mungkin,  Dari pengalaman, pada mulanya memang berat melaksanakan itu semua, tetapi jika kita mau bertekad bulat dan ingat bahwa Allah Maha Tahu, Maha Melihat, Maha Mendengar, Maha  Menolong, maka semuanya menjadi mudah dilalui. 

Yang paling berat melaksanakan sholat malam, karena kondisi yang sangat mengantuk, apalagi sehari-hari kita sibuk bekerja, seperti saya sendiri, sehari-hari sibuk bekerja sebagai PNS di Rumah Sakit, pulang kantor masih melanjutkan pekerjaan di Apotek di rumah sampai jam 9 malam, praktis saya tidak pernah tidur siang. Harus ada niat & tekad yang kuat untuk bangun, berwudhu dan melaksanakan sholat tahajud. Tetapi sebenarnya kalau sudah dibiasakan maka akan menjadi ketagihan untuk bangun malam dan biasanya seperti ada yang membangunkan di jam yang sama.
Dampak yang paling terasa, jika kita bisa melaksanakan itu semua adalah Hati terasa bersih, tidak ada rasa iri, tidak ada rasa benci kepada orang lain. Sifat pemarah jadi berkurang, semua hal-hal yang negatif hilang dari pikiran dan hati kita, hidup terasa enak & indah untuk dinikmati, hubungan persaudaraan dengan orang lain juga terasa akrab, apalagi terhadap isteri dan anak-anak terasa sangat akrab dan saling sayang menyayangi. Ada kerinduan yang mendalam kalau lama belum ketemu isteri dan anak-anak.

Kadang-kadang walaupun kita telah berusaha berbuat baik kepada orang lain, selalu masih ada saja orang yang tidak senang terhadap kita, maka untuk menjaga diri dari hal-hal dianiaya orang lain, kita perlu menjaga /memagari diri dengan doa-doa yang dianjurkan Rasulullah SAW. Dari pengalaman, saya sangat sering sekali dianiaya orang lain karena faktor iri & dengki,  sehingga saya dikirimi macam-macam hal ghoib yang sifatnya membuat saya sakit mendadak, Alhamdulillah ada saja teman yang bisa menolong mengobati sakit saya karena kiriman ghoib tersebut, disamping itu ,hal ini tentu tidak lepas dari pertolongan dari Allah melalui teman saya tadi yang mengobati saya,  alhamdulillah saya bisa sehat lagi, sehingga jangan lupa selalu berdoa, Salah satu doa yang mustajab,  sebagai contoh : Rasulullah pernah bersabda, " Barangsiapa yang membaca : " Bismillahilladzi la yadzurru ma'as mihi syai'un fil ardli wa la fis sama'i wa huwas sami'ul 'alim ". (Dengan menyebut asma Allah yang tidak ada sesuatu pun baik di bumi maupun di langit yang bisa mendatangkan bahaya bersama dengan nama-NYA. Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui), 3 kali saat dia memulai harinya. Maka tidak akan ada sesuatupun yang bisa mencelakainya pada hari itu ". Pada waktu mau tidur, saya membiasakan diri berdoa, dengan membaca surat Al-Fatihah , Surat Al-Ikhlas, Surat Al-Falaq, surat Annas, dan ayat kursi, masing-masing 7X. Sebelum berangkat kerja saya biasa sholat duha 2 rakaat, dan saat keluar pintu rumah membaca :  "Bismillah tawakkaltu 'alallahi wa la haula wa la quata illa billahi 'aliyyil azhiim ", sebanyak 3X, sehingga hati kita menjadi tenang berangkat kerja.

Ada 3 sorga dunia yang perlu di waspadai yaitu : 1) Tidur nyenyak, 2) Makan enak, 3) Sex nikmat. Ke tiga hal ini, memang sorga dunia yang selalu menggoda, perlu pengendalian diri agar tidak berlebihan dalam menikmatinya. Kalau kita tidak disiplin, maka bisa terpeleset, keimanan bisa terganggu, padahal kita harus konsisten menjaga keimanan jangan sampai turun, harus ada peningkatan terus menerus, agar cita-cita mendekatkan diri kepada Allah SWT selalu terjaga.
TIDUR NYENYAK : kenikmatan tidur nyenyak ini sangat luar biasa, tetapi kalau berlebihan, bisa membuat kita jadi pemalas, nanti juga bisa berimbas pada kemalasan beribadah.
MAKAN ENAK : kenikmatan makan enak jika belebihan juga bisa menimbulkan kemalasan beribadah, juga bisa menimbulkan berbagai penyakit, sehingga benar nasehat Nabi Muhammad SAW ; "Berhentilah makan sebelum kenyang", agar kesehatan kita tetap terjaga.
SEX NIKMAT : kenikmatan sex ini justru yang paling harus diwaspadai, lakukanlah sesuai ketentuan syariah islam, kita hanya berhubungan sex dengan isteri kita yang sudah sah kita nikahi.
Walaupun saya sudah berusaha untuk beribadah sebanyak mungkin, di dalam perjalanannya, banyak sekali godaan yang  saya terima, mulai dari godaan wanita, godaan uang, godaan kemalasan beribadah, dll.

Disamping godaan, juga banyak cobaan berupa uijan yang saya hadapi. Ternyata, makin dekat kita kepada Allah SWT, maka semakin berat ujian yang kita terima. Saya menganggap semua godaan & cobaan dunia itu, sebagai bagian dari ujian dari Allah. Ini mungkin cara Allah, untuk meningkatkan derajat keimanan kita.

Senin, 10 Februari 2014

" HIDUP ITU INDAH "

Hidup itu sebenarnya indah kalau kita tahu kunci utama untuk menjalaninya. Yang penting pertama kali yang harus diketahui adalah kita memahami ; mengenal diri kita sendiri, tanyakan diri kita, untuk apa kita diciptakan oleh Allah dan apa tujuan hidup kita sebenarnya. Seperti yang dikatakan dalam hadis Qudsi ; "Man 'arofa nafsahu faqod 'arofa robbahu". artinya ; Barang siapa mengenal dirinya maka kenallah Tuhannya. Banyak orang frustrasi dan hidupnya amburadul / kacau balau karena mereka tidak mengenal dirinya dan tidak tahu dia diciptakan untuk apa. Di dalam Surat Adz-dzariyaat (51) ayat 56 ; Allah mengatakan : "Wa maa khalaqtul jinna wal innsa illaa lia'buduun". artinya ; " Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-KU ".Kata menyembah disini bisa diartikan beribadah atau mengabdi. Jadi sebenarnya kita diciptakan Allah sekaligus sebagai tujuan hidup kita di dunia ini adalah Untuk Beribadah atau pengabdian se-mata-mata kepada Allah SWT. Ibadah atau pengabdian disini dalam artian luas. Jadi bukan saja melaksanakan yang wajib saja seperti sholat, puasa, dll, tetapi lebih dari itu yaitu semua kegiatan yang kita lakukan hendaknya diarahkan dalam rangka pengabdian atau beribadah se-mata-mata kepada Allah SWT. Dengan tahu tujuan hidup kita di dunia ini, maka kita mulai mengenal diri kita dan selanjutnya kita bisa mengenal Allah lebih dekat. Kalau kita sudah mengenal berarti kita tidak perlu banyak mengeluh tentang keadaan kita, walaupun susah sekalipun atau katakanlah banyak masalah yang terjadi pada diri kita. Pada Surat Al-Balad (90) ayat 4, Allah berfirman : " La qad khalaqnal insaana fii kabad ". artinya : " Sungguh kami telah menciptakan manusia itu untuk diuji dengan  berada dalam susah payah ". Dengan demikian kita makin paham bahwa kita diciptakan oleh Allah di dunia ini dengan penuh masalah, penuh dengan kesulitan, kesusahan,  penuh ujian. Jadi dunia ini sebenarnya sebagai tempat ujian bagi manusia, yang nantinya akan ditanya Allah setelah kita kembali kepada-NYA, serta diminta pertanggung-jawaban kita, seperti yang dikatakan Allah di dalam surat Al-Mu'minuun (23) ayat 115 : "A Fa hasibtum annamaa khalaqnaakum 'abatsaw wa annakum ilaina laa turja'uun ".artinya : " Apakah kamu mengira bahwa sesungguhnya Kami menjadikan kamu sia-sia dan kamu tidak akan dikembalikan kepada kami lagi? dan Surat Al-Qiyaamah (75) ayat 36 : " A yahsabul insaanu ay yutraka sudaa ". artinya : Apakah manusia mengira bahwa dia akan di tinggalkan begitu saja (tanpa ia bertanggung-jawab)? ". Jadi kita hidup di dunia ini diuji dengan serba kesusahan dan pada suatu saat dikembalikan serta akan diminta pertanggung-jawabannya nanti di akhirat. Ujian & kesusahan itu bukan saja menimpa orang miskin tetapi juga orang kaya. Bahkan ujian untuk orang kaya biasanya malah lebih berat, karena biasanya orang kaya sering lupa mensyukuri nikmat Allah. Sebetulnya manusia tidak punya apa-apa. Semuanya milik Allah, cuma manusia sering lupa, se-akan-akan dialah yang punya padahal itu titipan semata dari Allah, yang sewaktu-waktu bisa diambil lagi. Bagi orang yang beriman, kejadian-kejadian yang berupa kesusahan itu bisa dianggap sebagai ujian, sedangkan bagi orang yang tidak beriman kejadian itu bisa dikatakan sebagai musibah. Coba renungkan kejadian-kejadian ztsunami di Aceh, gempa di Bantul DIY, gempa di Jabar, gempa di Padang Sumbar, letusan gunung berapi di hampir seluruh Indonesia,  banjir di DKI, banjir di Jateng, banjir di hampir seluruh daerah di Indonesia.
Ada tiga (3) kunci utama agar hidup ini terasa indah dan mudah dijalani, yaitu ; 1) Sabar ; 2) Syukur ; 3) Ikhlas . Ketiga-tiganya sangat mudah diucapkan tetapi sangat sulit & berat sekali untuk diamalkan.
SABAR : jika kita dapat musibah atau kesulitan/kesusahan harus diterima dengan kesabaran. dibalik kesempitan pasti ada jalan keluar, setelah kesulitan pasti ada kemudahan. Sabar itu separo dari iman. Banyak hikmah dibalik kesabaran, sabar itu bisa jadi penolong kita dalam kesulitan, seperti yang disebutkan Allah pada surat Al-Baqarah (2) ayat 153 : "Ya ayyuhal ladziina aamanus ta'iinu bish shabri wash shalaati innallaaha ma'ash shaabiriin ". artinya : " Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar ". berkat kesabaran juga bisa mendatangkan keberuntungan, seperti yang disebutkan Allah pada surat Ali Imran (3) ayat 200 : " Yaa ayyuhal ladziina aamanush biruu wa shaabiruu wa raabithuu wat taqullaaha la'allakum tuflihuun ". artinya ; Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan teguhkanlah kesabaranmu (dalam menghadapi musuh) dan bersiap siagalah (untuk berperang) dan bertaqwalah kepada Allah, agar kamu beruntung /memperoleh kejayaan ". Rasulullah SAW juga bersabda ; " Kehidupan yang paling baik adalah kehidupan yang di tempuh dengan kesabaran ". (HR Buchori). Allah menyukai orang-orang yang sabar (QS Ali Imran (3); ayat 146. Sabar laksana kepala bagi tubuh, ketika kepala meninggalkan jasad, rusaklah jasad, dan sabar meninggalkan segala hal, rusaklah semuanya (Ali bin Abi Thalib). Ketika dapat musibah, sebaiknya kita ucapkan "Inna lillahi wa inna ilahi rodji'un" (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-NYA lah kami kembali), hal ini sesuai dengan QS Al-Baqarah (2) ayat 155-157.
SYUKUR : mensyukuri nikmat yang telah diberikan Allah kepada kita baik berupa material, kelapangan rezeki, kemudahan urusan dan kesehatan. Sebagai wujud rasa syukur kita seharusnya kita memperbanyak ibadah, berbuat kebaikan, sedekah, dll. Dalam Surat Ibrahim (14) ayat 7 , Allah berfirman :  "Wa idza ta-adzdzana rabbukum la in syakartum la aziidannakum wa la in kafartum inna 'adzaabii la syadiid ". artinya : " Dan (ingatlah) tatkala Tuhanmu memberitahukan, "Sungguh jika kamu bersyukur, niscaya Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkarinya, sungguh azab-KU sangat keras". Allah juga mengaitkan syukur itu dengan zikir, sebagaimana Firmannya pada Surat Al-Baqarah (2) ayat 152 : " Fadz kuruunii adzkurkum wasy kuruu lii wa laa takfuruun ". artinya ; "Sebab itu ingatlah AKU niscaya AKU ingat (pula) kepada kamu dan bersyukurlah kepada-KU dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-KU ". Dan di surat An-Nisa' (4) ayat 147, Allah berjanji : " Maa yaf'alullaahu bi'adzaabikum insyakartum wa aamantum wa kaanallahu syaakiran 'aliimaa ". artinya ; " Allah tidak akan mengazab kalian jika kalian bersyukur dan beriman ". bahkan Allah akan memberi pahala kepada kaum yang bersyukur (QS Ali Imran (3) ayat 145. Rasulullah SAW bersabda ; Orang-orang makan yang bersyukur adalah seperti orang-orang berpuasa yang bersabar. Dengan mensyukuri nikmat Allah itu, hati kita menjadi tenang dan hidup ini terasa indah.
IKHLAS ; sifat ikhlas ini memerlukan pengorbanan diri, berkorban karena Allah semata. Ikhlas menjadikan tujuan hanyalah untuk Allah semata ketika beribadah, bukan untuk mendapat pujian. Ikhlas juga bisa dikatakan, sama amalan seorang hamba antara yang nampak dengan yang ada di batin. Allah juga sangat mencintai orang-orang yang ikhlas sebagaimana kita mencintai saudara kita karena Allah. (HR Muslim) dan sesungguhnya Allah tidak akan menerima suatu amalan kecuali apabila amalan itu dilakukan ikhlas karena-NYA. (HR Abu Daud & Nasai). Orang yang ikhlas tidak pernah keberatan dengan keberadaan orang lain yang lebih pandai, lebih saleh, lebih baik / bermutu darinya. Meski menurut pandangan manusia ia akan merasa tersaingi dengan keberadaan orang yang melebihi dirinya, namun orang yang ikhlas beramal bukan untuk mencari popularitas. baginya yang terpenting adalah maju bersama demi kepentingan bersama.
Untuk bisa mengamalkan ketiga hal tersebut (Sabar, Syukur dan Ikhlas), memang sangat berat, memerlukan kesungguhan, ketaatan dan keseriusan. Ada cara yang mudah untuk bisa memegang teguh ketiga hal itu yaitu dengan lebih dulu membersihkan hati kita setiap saat dengan cara berzikir. Di dalam hati kita atau sanubari kita ada yang namanya Nur-Allah, Nur-Muhammad dan ada juga setan yang suka menggoda kita ke jalan yang sesat. Nah setan ini harus dikikis habis dengan cara berzikir setiap saat. Zikir yang utama membaca ; "laa illa ha illallah". juga bisa zikir dengan mengucapkan istighfar : Astagfirullahi 'al'azhiim. biasanya dengan membaca istighfar, maka setan akan lari terbirit-birit, karena setan sangat takut kepada orang bertobat. Ketika hati kita sudah bersih, insyaallah, amalan sabar, syukur dan ikhlas tersebut akan lebih mudah dilaksanakan. Dengan memegang teguh ketiga hal tersebut diatas, insyaallah hidup ini terasa indah, ringan, tiada beban, hati terasa bersih. Untuk mengetes hati seseorang bersih atau tidak adalah sangat mudah. Jika kita masih suka marah, suka iri, dengki, masih membenci orang lain, atau suka menghasut, atau masih melakukan semua perbuatan yang negatif, maka berarti hati kita masih belum bersih. Hanya diri kita sendiri dan Allah yang tahu kebersihan hati setiap manusia.

Selasa, 04 Februari 2014

PENGALAMAN PRAKTEK APOTEKER DI APOTEK


Untuk bisa praktek sebagaimana layaknya suatu profesi, seorang Apoteker memang harus melalui perjuangan yang berat & lama, membutuhkan kegigihan, kesabaran dan semangat serta motivasi yang sangat kuat untuk bisa berhasil eksis dianggap sebagai Apoteker oleh pasien. Yang jelas seorang Apoteker yang berniat praktek betulan di Apotek, prasyarat utama harus membuka Apotek sendiri, tidak boleh kerjasama dengan pemodal, karena dengan modal sendiri, kita akan lebih termotivasi untuk kerja all-out / kerja spartan untuk memajukan Apotek, khususnya dalam menjalani Praktek Apoteker. Untuk mengatasi permodalan bisa kredit lewat bank atau pinjam family atau pinjam lewat teman akrab yang punya uang lebih. Sebagai Apoteker juga harus siap selalu belajar memantapkan ilmu, khususnya menguasai secara praktis ilmu-ilmu yang berkaitan dengan obat, seperti ;  Farmakologi, Farmakoterapi, Farmakokinetik, Farmakodinamik dan toksikologi.

Penguasaan ilmu tersebut sangat penting ketika kita memberikan konseling kepada pasien, dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh pasien, gunakan bahasa ibu pasien, kalau pasien pakai bahasa jawa, maka kita juga sedapat mungkin menggunakan bahasa jawa. Pasien akan sangat senang ketika kita memberikan emphaty yang sangat besar kepadanya. Apalagi kalau kita menggunakan gaya bahasa yang dapat menyentuh perasaan pasien, sehingga menimbulkan kepercayaan yang besar pasien kepada Apoteker. Keilmuan yang harus dimiliki yang praktis saja, seperti ; aturan pakai harus dijelaskan kenapa harus 1x1, 2x1 atau 3x1 disertai jam minum obat, dijelaskan kenapa sebelum makan (contoh: Antibiotik ; Amoxycillin, Ciprofloxacin 2 jam sebelum makan), pada saat perut kosong (contoh : Captopril),  pada saat makan (contoh: Acarbose) atau sesudah makan  (contoh; Asam mefenamat, Piroksikam, Na.diklofenac), atau kenapa sebaiknya diminum malam hari saja  (contoh: Simvastatin), juga dijelaskan serba lengkap sekilas tentang penyakit pasien, apa yang perlu dijaga, pantangannya, efek samping obat yang mungkin muncul, monitoring (kadar gula darah pada diabetes melitus), beri advis juga tentang cara hidup yang sehat, tentang penyimpanan obat dirumah, dll. Perlu dijelaskan juga tentang interaksi obat dgn obat Contoh ; Tetrasiklin / Ciprofloxaci dgn logam berat (antasida/vitamin), Ketonazol dgn yang bersifat basa (Antasida), karena Ketonazol mudah larut pada suasana asam. Interaksi obat dgn makanan/minuman, contoh Ampisilin/Amoxicillin jangan diminum dgn air teh karena absorbsinya terhambat. Untuk obat-obat tertentu seperti golongan corticosteroid, perlu penjelasan yang agak panjang (perlu dijelaskan tentang Tappering dose), juga untuk pasien dengan penyakit kronis dijelaskan lebih detail. Yang paling penting kita harus bisa menjelaskan secara profesional, bisa dipertanggung-jawabkan secara ilmiah dan berdasarkan Evidence Based Medicine terkini.
Sebelum memberikan konseling, kita harus mengenal dulu karakter pasien. Dari pengalaman, karakter pasien sangat beragam ; 1) Ada tipe pasien yang merasa tahu obat tetapi sebenarnya tidak tahu persis ; untuk tipe ini, kita harus hati-hati, biasanya si pasien merasa kurang membutuhkan informasi obat, perlu kata-kata yang bersifat mengebom, yang bisa menarik perhatian pasien, sebagai contoh misalnya, Hati-hati ya bu/pak, obat dexamethason ini sangat berbahaya jika salah menggunakannya, tulang bisa kropos, menyebabkan diabetes melitus, kerusakan ginjal, dll. biasanya si pasien akan minta informasi obat lebih lanjut, 2) Ada tipe pasien yang tidak mau diberi konseling, padahal dia tidak paham khasiat obat yang akan dibeli. biasanya pasien seperti ini, kalau ke Apotek langsung menunjuk obat yang diinginkan, tetapi kalau ditanya untuk apa, si pasien biasanya jawabannya sangat mengejutkan, karena tidak sesuai antara obat dan indikasinya, sebagai contoh ; pernah ada pasien minta Alupurinol, ketika ditanya sakit apa, jawabnya pegal-pegal, ketika ditanya lebih lanjut, apakah kadar asam uratnya tinggi ? si pasien malah balik bertanya, asam urat itu apa ??. 3) Ada tipe pasien yang memang sangat membutuhkan informasi obat, biasanya pasien ini ke apotek langsung minta konsultasi tentang keluhan penyakitnya dan minta saran pengobatannya, pasien seperti ini sangat mudah diberikan konseling dan loyalitasnya sangat tinggi, biasanya kalau sakit pasti kembali lagi dan kalau sembuh selalu memberi tahu, sambil mengucapkan terima kasih. 

Kadang-kadang mereka ke Apotek hanya sekedar konsultasi tanpa beli obat. 4) Ada tipe pasien yang suka menyalahgunakan obat, biasanya tipe pasien ini langsung minta obat tanpa mau komunikasi, dan kelihatan tergesa-gesa, pingin cepat berlalu dan selalu minta obat yang sama, contoh obat yang sering disalahgunakan ; Antimo, CTM, obat yang mengandung ephedrin/ pseudo-ephedrin/dextromethorpan, dexamethason, supertetra, dll. 5) Ada juga tipe pasien yang sangat fanatik obat branded / paten, walaupun mahal, bagi dia tidak masalah, pasien seperti ini kurang percaya dengan obat generik, apalagi harga obat generik yang sangat murah, dia meragukan khasiat obat generik, biasanya pasien tipe ini banyak uang / keluarga kaya. 6) Ada tipe pasien yang mencari obat dengan harga murah, suka membanding-bandingkan harga dengan Apotek lain, selisih harga sedikit saja, dia tidak jadi beli. Untuk pasien seperti ini diberikan obat generik dengan harga yang kompetitif dengan apotek lain. 7) Ada pasien yang membawa anaknya, kita harus bisa bergaul dengan anak-anak, ngobrol dan anaknya disapa sesuai gaya anak-anak, misalnya ; adiknya cantik sekali....udah sekolah atau belum...kelas berapa dik....aduh pintarnya....dll, biasanya anaknya juga minta dibelikan permen vitamin seperti ; Fitkom, sakatonik abc, vidoran gummy, scott gummy, dll, tempatkan barang-barang kesukaan anak-anak tersebut di tempat yang mudah terlihat.
Dengan mengenal bermacam-macam karakter pasien, akan sangat memudahkan kita dalam memberikan konseling, dengan pendekatan yang disesuaikan dengan karakter pasien. Dari pengalaman selama ini, jika pendekatan kita mengena dihati pasien, pasien tsb akan memberitahu orang lain, sehingga pasien akan berbondong-bondong sampai antri minta konsultasi pada Apoteker. Dampak yang nyata, pendapatan Apotek meningkat tajam dan ada kepuasan batin bagi Apoteker karena diakui sebagai Apoteker oleh masyarakat.

Ada hal lain yang harus dimiliki seorang Apoteker yaitu ; "Keterampilan Berkomunikasi", Hal ini sangat penting sekali bahkan sangat menentukan sekali akan kemajuan praktek seorang Apoteker. Kepercayaan pasien sangat ditentukan sekali oleh keterampilan sang Apoteker berkomunikasi. Dalam berkomunikasi dengan pasien, jangan lupa prinsip 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun). Terutama yang sangat menentukan ; "Senyum", karena kesan pertama sangat menentukan langkah selanjutnya. Pasien biasanya sangat senang ketika kita sambut kedatangannya dengan tersenyum. Senyum yang paling baik, ketika kita tersenyum betul-betul dari hati yang paling dalam, tidak dibuat-buat, senyum yang benar-benar ikhlas. Setelah tersenyum, sambut sang pasien dengan sifat keramahan mengucapkan Salam, Assamu'alaikum, selamat pagi/siang/sore/malam, kemudian di sapa ; apa yang bisa dibantu pak/bu ?, dengan nada suara yang rendah.. Tidak kalah penting juga adalah gerak badan kita harus sopan dan santun, sedikit agak membungkuk, menghormati kedatangan pasien.

Pada akhirnya, hanya sang Apoteker sendirilah yang bisa menentukan perubahan maju tidaknya profesi Apoteker dimasa datang.
Selamat menjalani praktek Apoteker, semoga Apoteker semakin dikenal masyarakat.