Senin, 31 Agustus 2020

PERTOLONGAN MAK KU DI ALAM MIMPI

 Malam itu udara terasa dingin, angin kencang disertai petir yang berdentang sangat keras, bertiup riuh seakan-akan hujan akan berjatuhan dari langit yang semakin kelam. Pohon-pohon seakan-akan bergoyang mengikuti irama angin yang semakin merajalela, Suasana malam semakin mencekam ketika tiba-tiba listrik dirumahku mati mendadak. Setelah melaksanakan kewajiban sholat Isya dan makan malam,  mataku pun terasa berat, kepala terasa agak pusing sekali seperti ada yang tertusuk duri dari dalam. Kepala semakin berat rasanya pingin tidur nyenyak, ogah memikirkan apapun.

 Di antara tertidur dan mimpi, aku seperti melihat ada nenek nenek yang datang marah-marah, dengan mata melotot sang nenek terus memaki-maki aku ; Kau apakan cucuku, Tina katanya. Aku ingat Tina adalah staf aku di kantor. Anaknya tergolong wanita yang rajin bekerja, tetapi dibalik kerajinannya itu dia menyimpan ambisi besar ingin menggantikan kedudukanku sebagal kepala unit di kantorku. Tina melakukan secara cara agar aku tersingkir dari pimpinan unit. Suatu hari karena saking jengkelnya aku, si Tina aku panggil dan aku marah besar karena berulang kali melaporkan sesuatu ke atasan ku tentang hal-hal yang tidak pernah aku lakukan, dia diam saja tetapi dari ekspresinya dia seperti mendendam padaku.

 Aku pernah dengar dari teman-teman, si Tina ini hampir seluruh keluarganya tergolong orang yang suka magic, bahkan neneknya termasuk dukun terkenal di daerah asalnya di daerah candi borobudur. Dalam pikiranku, apakah mungkin nenek tsb yang mendatangi aku ? Nenek itu semakin mendekatiku sambil berkata, hei anak muda, tak habisi kamu biar cepat mati, astaghfirullah ucapku, aku menjawab ; nenek silahkan menganiayaku, aku berpegang teguh dengan kekuatan Allah semata, kemudian aku berteriak Allahu Akbar 3x,  si nenep semakin mendekat sambil mengangkat kedua tangannya, dari kedua tangannya itu keluar asap putih berbau tak sedap, aku mulai pusing. Disaat-saat kritis tersebut,tiba-tiba muncul makku dari belakang, sambil berkata ; lawan aja Adek, mak bantu dari belakang. (Mak adalah bahasa Minang/Padang artinya ibu/mama, sedangkan Adek, nama panggilanku karena aku anak yang paling kecil dari 9 bersaudara), aku jadi bingung melihat mak datang karena makku sudah meninggal 30 tahun yang lalu, kok bisa beliau datang dengan tiba-tiba. Aku heran dan kaget, tetapi aku tidak sempat berpikir panjang. mak ku berkata lebih lanjut, Adek rentangkan kedua tangannya, arahkan ke si nenek itu. Aku langsung merentang kedua tangan sambil mengarahkan ke nenek tsb.

Kemudian seperti terjadi keajaiban, terjadi letusan yang sangat keras, si nenek tsb tersungkur didepanku, sementara aku tetap berdiri tegak. tetapi ketika aku menoleh ke belakang ternyata mak ku sudah tidak ada hlang begitu saja, entah kemana. Tidak lama sesudah itu, aku terbangun dari tidur, keringatku mengalir deras seperti habis berlari, jam berdetak menunjukkan jam 02.30 dinihari, Aku duduk di tempat tidur sambil termangu-mangu, sambil termenung apakah ini mimpi atau kenyataan ? Aku bangun mengambil wuduk untuk sholat tahajud. Selesai sholat tahajud aku berdoa sambil menitikkan airmata, teringat makku yang sudah meninggal dunia 30 tahun yang lalu, yang secara tiba-tiba bisa hadir di alam mimpiku sambil memberikan pertolongan kepadaku. Aku berdoa kepada Allah SWT, sambil menunggu waktu subuh, semoga makku diampuni dosa-dosanya. Aamiin ya rabbal 'alamiin.

Menjelang subuh aku mandi dan kemudian sholat dan diakhir dengan membaca Al-Qur'an. Setelah makan pagi aku berangkat ke kantor. sampai di kantor ternyata aku mendengar berita si Tina tidak masuk kantor karena neneknya meninggal dunia sekita jam 02.30 dinihari tadi, Inna lillahi Wa Inna Lillahi Rodji'un.

Semarang, 31 Agustus 2020.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar