Senin, 24 Maret 2014

FIRA'UN ZAMAN MODERN

Pada zaman yang semakin modern ini justru makin banyak terjadi kezoliman, kekejaman terhadap sesama manusia.  Semakin banyak orang yang mendapatkan jabatan dengan segala cara bahkan dengan cara yang tidak wajar, yaitu menggunakan jasa dukun.  Banyak sekali terjadi pimpinan instansi berlaku sangat kejam terhadap bawahannya, lebih-lebih jika karyawan yang bersangkutan tidak disenanginya atau ada kesalahan, apalagi jika kelihatan tidak begitu loyal, bahkan karyawan yang bersangkutan dicari-cari kesalahannya untuk disingkirkan. 

Jika tidak bisa disingkirkan dengan cara biasa (karena mungkin karyawan tsb punya becking), bisa saja disingkirkan dengan cara halus menggunakan jasa dukun, misalnya dibuat ybs sakit mendadak, menderita sakit berkepanjangan, dengan memasukkan benda-benda ghoib ke dalam tubuhnya sehingga menimbulkan kesakitan, mengganggu fungsi organ tubuh, kadang ada yang lumpuh mendadak, bisa juga memasukkan tanah kuburan yang sudah dimantrai oleh dukunnya keruang kerja karyawan yang akan disingkirkan itu, sehingga ybs merasa sakit kepala terus menerus, pada akhirnya ybs diharapkan minta pindah dengan sendirinya. Kekejaman seperti ini banyak dilakukan para pemimpin instansi di pemerintahan agar si pemimpin bebas untuk melakukan apapun khususnya korupsi untuk mendapatkan uang sebanyak-banyaknya untuk kepentingan pribadinya.

 Di zaman modern ini banyak sekali bermunculan dukun-dukun yang bahkan sengaja mengiklankan dirinya, bisa melakukan santet dengan terang-terangan, sungguh zaman edan, orang berbuat jahat dengan bangganya mengiklankan diri dan anehnya ada di semua daerah & berbagai kota besar di Indonesia. Hal ini betul-betul kejahatan yang belum tersentuh oleh hukum, karena sangat sulit membuktikannya secara rasional.

Minggu, 23 Maret 2014

KEBIJAKAN BADAN POM DAN PENYALAHGUNAAN OBAT

Akhir-akhir ini banyak sekali regulasi masalah kefarmasian khususnya kebijakan Badan POM di Indonesia yang agak membingungkan, khususnya dalam hal pemesanan obat-obat tertentu, seperti ; obat-obat yang mengandung ephedrin, pseudoephedrin, dextromethorpan, yang biasanya dipakai untuk golongan obat-obat bebas dan golongan obat bebas terbatas. Obat-obat tersebut oleh Badan POM di golongkan sebagai Precursor yang hanya bisa dipesan dengan Surat Pesanan Khusus dari Apotek / Rumah Sakit. Hal ini sungguh agak membingungkan, karena di satu pihak obat-obat tsb termasuk Golongan obat bebas / Bebas terbatas, yang mestinya secara logika bisa dipesan dengan sangat mudah (cukup dengan SP biasa), tetapi kenyataannya harus dipesan dengan SP khusus, padahal Golongan obat keras (label merah) saja bisa dipesan dengan sangat mudah (cukup dengan SP biasa). Ketentuan seperti ini betul-betul agak aneh. Alasan bagi Badan POM, karena bahan-bahan tersebut banyak disalahgunakan. Alasan seperti itu, sebenarnya tidak bisa dijadikan alasan karena kalau memang bahan-bahan tersebut berbahaya atau rawan disalahgunakan mestinya dimasukkan saja pada golongan obat keras.

 Pengaturan penggolongan obat-obat mestinya perlu diatur ulang dengan merujuk pada ketentuan penggolongan obat Internasional. Begitu juga masalah regulasi tentang Dextrometorphan Tunggal yang ditarik dari peredaran oleh Badan POM sejak tahun lalu. Hal ini sebenarnya kebijakan yang kurang tepat, karena Dextrometorphan tunggal termasuk salah satu obat Anti tussif yang terbaik saat ini, mengapa harus dihilangkan. Dikalangan dokter banyak sekali keluhan, karena sangat sulit mencari pengganti obat yang sepadan dengan dextrometorphan. Akibatnya, penulisan obat dokter beralih ke Codein yang notabene termasuk golongan narkotika yang bisa menimbulkan ketergantungan obat yang lebih berat lagi.

Penyalahgunaan Obat :
Tentang penyalahgunaan obat mestinya dilakukan cara-cara lain untuk menanggulanginya. Di kalangan remaja memang banyak sekali obat-obat yang sering disalahgunakan, seperti ; dextrometorphan, CTM, Antimo, Tramadol, golongan obat antidepresan, dll. Akan tetapi mestinya dicari solusi yang tepat untuk mengatasinya, tetapi bukan menghilangkan obat ybs. Masih banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi penyalahgunaan obat, misalnya ; secara continue melakukan edukasi kepada masyarakat luas, memberikan konseling langsung kepada pasien, informasi tentang bahaya penyalahgunaan obat, memberi sanksi yang keras terhadap pelaku penyalahgunaan obat, memberi sanksi yang berat kepada apotek dan juga Apotekernya yang secara nyata melanggar aturan dalam penyaluran obat, begitu juga memberi sanksi yang berat kepada PBF yang melanggar aturan, atau status/golongan obat dektrometorphan bisa dinaikkan menjadi golongan obat keras, sehingga regulasinya bisa lebih ketat,  dll.

Minggu, 02 Maret 2014

"PERJUANGAN MENDEKATKAN DIRI KEPADA ALLAH SWT"

Kehidupan di dunia ini banyak sekali godaan, banyak sekali masalah, banyak sekali ujian, keimanan seseorang bisa saja turun naik, ibarat orang belajar di sekolah, kadang nilainya bisa buruk dan kadang nilainya bisa baik. Hal ini sangat tergantung terhadap bagaimana sikap kita menghadapi masalah yang menimpa kita. Kalau kita konsisten mengikuti aturan Allah SWT, insyaallah nilai keimanan kita bisa konsisten baik terus, minimal tidak turun. Dari pengalaman, ternyata jika kita selalu berpikir positif, selalu berikhtiar dengan kesabaran yang tinggi, benar-benar ikhlas beribadah, disertai doa & kepasrahan total kepada Allah SWT, ternyata semua masalah bisa selesai dengan sendirinya. Terkadang ada saja jalan keluar yang tidak terduga sebelumnya. Dibalik kesulitan pasti ada kemudahan {QS Ath-Thalaaq (65):7}.  Ada saja suatu keajaiban dari Allah, sehingga hati kita menjadi tenang. Untuk bisa hati menjadi tenang, kita harus mendekati diri kepada Allah !!!, Caranya???. 
Dengan cara memperbanyak ibadah sebanyak mungkin, mengikuti semua perintahnya, mengikuti semua perilaku Nabi Muhammad SAW. Kita mulai dari hal yang kecil-kecil, ringan dan mudah dikerjakan. Misalnya ; sholat tepat waktu, sedekah se-ikhlasnya, selalu tersenyum ketika bertemu orang lain atau teman, menghargai pendapat orang lain, menjenguk orang sakit, silaturahmi dengan berbagai kalangan teman, dll. Kemudian meningkat ke hal lebih berat, seperti ; memperbanyak sholat sunat (sholat duha, sholat rawatib, sholat tobat, dll), berzikir, puasa di hari-hari yang dianjurkan, membaca Al-Qur'an di setiap ada kesempatan,  memperbanyak sedekah, untuk sedekah ini, diutamakan lebih dulu, pertama; orang tua/janda tua yang tidak punya penghasilan apa-apa, kedua; anak yatim piatu, ketiga; fakir miskin (sangat miskin sekali), keempat; orang miskin, kelima; mesjid yang membutuhkan dana untuk dakwah & pembangunan fisik. Kemudian jika sudah dilaksanakan hal tsb diatas, meningkat lagi mengerjakan ibadah yang lebih berat, seperti ; Sholat tahajud, saya biasa melakukannya setiap malam, disertai dengan zikir malam sampai menjelang subuh, zikir biasanya saya mulai dengan membaca Laa illa ha illallah, membaca shalawat nabi, istighfar, dll,  puasa setiap hari senin & khamis, membaca al-Qur'an setiap hari sesudah sholat subuh dan maghrib, sholat berjamaah dimulai dari lingkungan keluarga dan di mesjid, berbuat kebaikan sebanyak mungkin,  Dari pengalaman, pada mulanya memang berat melaksanakan itu semua, tetapi jika kita mau bertekad bulat dan ingat bahwa Allah Maha Tahu, Maha Melihat, Maha Mendengar, Maha  Menolong, maka semuanya menjadi mudah dilalui. 

Yang paling berat melaksanakan sholat malam, karena kondisi yang sangat mengantuk, apalagi sehari-hari kita sibuk bekerja, seperti saya sendiri, sehari-hari sibuk bekerja sebagai PNS di Rumah Sakit, pulang kantor masih melanjutkan pekerjaan di Apotek di rumah sampai jam 9 malam, praktis saya tidak pernah tidur siang. Harus ada niat & tekad yang kuat untuk bangun, berwudhu dan melaksanakan sholat tahajud. Tetapi sebenarnya kalau sudah dibiasakan maka akan menjadi ketagihan untuk bangun malam dan biasanya seperti ada yang membangunkan di jam yang sama.
Dampak yang paling terasa, jika kita bisa melaksanakan itu semua adalah Hati terasa bersih, tidak ada rasa iri, tidak ada rasa benci kepada orang lain. Sifat pemarah jadi berkurang, semua hal-hal yang negatif hilang dari pikiran dan hati kita, hidup terasa enak & indah untuk dinikmati, hubungan persaudaraan dengan orang lain juga terasa akrab, apalagi terhadap isteri dan anak-anak terasa sangat akrab dan saling sayang menyayangi. Ada kerinduan yang mendalam kalau lama belum ketemu isteri dan anak-anak.

Kadang-kadang walaupun kita telah berusaha berbuat baik kepada orang lain, selalu masih ada saja orang yang tidak senang terhadap kita, maka untuk menjaga diri dari hal-hal dianiaya orang lain, kita perlu menjaga /memagari diri dengan doa-doa yang dianjurkan Rasulullah SAW. Dari pengalaman, saya sangat sering sekali dianiaya orang lain karena faktor iri & dengki,  sehingga saya dikirimi macam-macam hal ghoib yang sifatnya membuat saya sakit mendadak, Alhamdulillah ada saja teman yang bisa menolong mengobati sakit saya karena kiriman ghoib tersebut, disamping itu ,hal ini tentu tidak lepas dari pertolongan dari Allah melalui teman saya tadi yang mengobati saya,  alhamdulillah saya bisa sehat lagi, sehingga jangan lupa selalu berdoa, Salah satu doa yang mustajab,  sebagai contoh : Rasulullah pernah bersabda, " Barangsiapa yang membaca : " Bismillahilladzi la yadzurru ma'as mihi syai'un fil ardli wa la fis sama'i wa huwas sami'ul 'alim ". (Dengan menyebut asma Allah yang tidak ada sesuatu pun baik di bumi maupun di langit yang bisa mendatangkan bahaya bersama dengan nama-NYA. Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui), 3 kali saat dia memulai harinya. Maka tidak akan ada sesuatupun yang bisa mencelakainya pada hari itu ". Pada waktu mau tidur, saya membiasakan diri berdoa, dengan membaca surat Al-Fatihah , Surat Al-Ikhlas, Surat Al-Falaq, surat Annas, dan ayat kursi, masing-masing 7X. Sebelum berangkat kerja saya biasa sholat duha 2 rakaat, dan saat keluar pintu rumah membaca :  "Bismillah tawakkaltu 'alallahi wa la haula wa la quata illa billahi 'aliyyil azhiim ", sebanyak 3X, sehingga hati kita menjadi tenang berangkat kerja.

Ada 3 sorga dunia yang perlu di waspadai yaitu : 1) Tidur nyenyak, 2) Makan enak, 3) Sex nikmat. Ke tiga hal ini, memang sorga dunia yang selalu menggoda, perlu pengendalian diri agar tidak berlebihan dalam menikmatinya. Kalau kita tidak disiplin, maka bisa terpeleset, keimanan bisa terganggu, padahal kita harus konsisten menjaga keimanan jangan sampai turun, harus ada peningkatan terus menerus, agar cita-cita mendekatkan diri kepada Allah SWT selalu terjaga.
TIDUR NYENYAK : kenikmatan tidur nyenyak ini sangat luar biasa, tetapi kalau berlebihan, bisa membuat kita jadi pemalas, nanti juga bisa berimbas pada kemalasan beribadah.
MAKAN ENAK : kenikmatan makan enak jika belebihan juga bisa menimbulkan kemalasan beribadah, juga bisa menimbulkan berbagai penyakit, sehingga benar nasehat Nabi Muhammad SAW ; "Berhentilah makan sebelum kenyang", agar kesehatan kita tetap terjaga.
SEX NIKMAT : kenikmatan sex ini justru yang paling harus diwaspadai, lakukanlah sesuai ketentuan syariah islam, kita hanya berhubungan sex dengan isteri kita yang sudah sah kita nikahi.
Walaupun saya sudah berusaha untuk beribadah sebanyak mungkin, di dalam perjalanannya, banyak sekali godaan yang  saya terima, mulai dari godaan wanita, godaan uang, godaan kemalasan beribadah, dll.

Disamping godaan, juga banyak cobaan berupa uijan yang saya hadapi. Ternyata, makin dekat kita kepada Allah SWT, maka semakin berat ujian yang kita terima. Saya menganggap semua godaan & cobaan dunia itu, sebagai bagian dari ujian dari Allah. Ini mungkin cara Allah, untuk meningkatkan derajat keimanan kita.